Surau TV

Banner

Lestarikan Budaya Minangkabau, Pemkab Agam Jaga Seni Silat Tradisional

Image
Wednesday, 29 March 2017 | 06:30:23 WIB


Pembangunan seni budaya Silat tradisi di Kabupaten Agam saat ini perkembangannya sudah bagus.

Kondisi demikian tercapai berkat kebersamaan antara para tuo silek, generasi muda pencinta silek, masyarakat luas, dan para pengurus dan pembina Silat di Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Agam.

Ketua IPSI Agam, Martias Wanto Datuak Maruhun, Minggu (26/3/2017), mengatakan, 
silat tradisi berkembang selaras dengan silat prestasi. Bahkan, dalam sebuah sasaran, para pesilat dilatih silat tradisi dan silat prestasi, ditambah dengan silek gelombang tradisi dan keterampilan lainnya yang berkaitan dengan seni budaya tradisi, seperti tari piriang, saluang, dan randai.

“Saat ini ada 136 perguruan/sasaran Silat yang ada di Kabupaten Agam, dengan 11.000 Pandeka atau pesilat, maka dari itu diminta setiap perguruan dapat memanfaatkan halaman Surau atau Masjid untuk melatih anak-anak bersilat, dan juga program berlatih silat bagi anak anak perantauan yang pulang saat lebaran".

Seperti halnya di perguruan Silat Ulak Cimano Pauah, Perguruan Tuanku Nan Renceh Bansa, Perguruan Harimau Putiah Pakan Sinayan yang berada di Kecamatan Kamang Magek yang hingga sekarang terus menjaga kelestraian Silat tradisi.

Sementara itu Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengapresiasi kegiatan Silat yang begitu sumarak di Kabupaten Agam, seperti halnya yang dihgelar di Nagari Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek ini.

“Pemerintah Kabupaten Agam sangat serius dengan budaya tradisi ini, dengan adanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang khusus mengurus Silat, dan hal itu sangat penting untuk menjaga salah satu Budaya Minangkabau ini,” tukasnya.

Menurut Irwan Prayitno, Silat memiliki dimensi yang membentuk karakter anak muda yang tangguh, gigih, kokoh dan jujur, dengan belajar Silat anak-anak yang belajar tidak akan pernah memanfaatkannya untuk berkelahi, namun lebih kepada pandai membela diri.

Pada momen Sumarak Tradisi Pandeka Kamang Mudiak 2017, lestarikan budaya Minang Kabau itu Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno diberi gelar kehormatan oleh Tuo Silek Kamang Mudiak dengan gelar Tuan Gadang Pandeka Rajo.

Selanjutnya diperagakan kebolehan pandeka atau pendekar pemeran Film Surau dan Silek, serta para tuo silek yang sangat menghibur seluruh penonton yang hadir. (Rri)

Sumber :

Laporan :

Editor : 0

loading...