Waspada Teror, Polda Sumbar Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Lingkungan

Image
Saturday, 23 September 2017 | 17:50:20 WIB 548

Bukittinggi : Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat Inspektur Jendral Polisi Fakhrizal memastikan wilayah provinsi ini masih aman dari berbagai ancaman aksi terorisme seperti pengeboman maupun aksi bom bunuh diri.

Menurutnya, untuk menciptakan keamanan di seluruh wilayah hukum Polda Sumbar, dimaksimalkan peranan Bintara Pembinaan dan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dalam melakukan deteksi dini pencegahan terhadap aksi terorisme.

"Bhabinkamtibmas ini memiliki fungsi untuk melakukan pencegahan terhadap tindakan mencurigakan di lokasi mereka bertugas," terangnya, Jum’at (22/9/2017).

Menurut Fakhrizal, apabila anggota Bhabinkamtibmas ini bekerja sesuai dengan prosedur yang ada, mereka akan mengetahui apa saja yang terjadi di kawasan yang mereka tempati.

“Disamping itu, Polda Sumbar juga mengajak masyarakat untuk mengantisipasi segala bentuk aksi teror, dengan selalu meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing,” jelasnya.

Meskipun kondisi Sumatera Barat sejauh ini kondusif, sambung Fakhrizal, namun perlu diningkatkan kewaspadaan terutama setelah terjadinya berbagai aksi teror di wilayah lain, dengan adanya kerjasama antara pihak keamanan yakni kepolisian dan TNI bersama dengan masyarakat akan meminimalkan terjadinya aksi teror.

“Petugas kepolisian yang saat ini menjadi sasaran teror, maka petugas dilengkapi dengan alat pelindung tubuh ketika sedang melaksanakan tugas. Selain itu dalam bertugas anggota tidak diperbolehkan seorang diri, seluruh anggota agar selalu meningkatkan kewaspadaan terutama di markas komando masing-masing," tutunya.

Terkait pernah beredarnya selebaran Islamic State of Iraq n Syria (ISIS) di Masjid Baitul Jalal Kota  Bukittinggi bulan Juli 2017 lalu, Fakhrizal mengatakan adanya riak atau tanda kalau ancaman terorisme itu mulai tedeteksi, dan diharapkan pada Polres Bukittinggi untuk tetap waspada dengan tetap memberikan perlindungan pada masyarakat. 

Menanggapi hal itu, Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana menuturkan penemuan selembar kertas yang tertempel di dinding yang diduga ada berlambang ISIS, memang menimbulkan keresahan masyarakat.

“Terkait penemuan selebaran berisikan imbauan itu, pihak Polres Bukittinggi akan terus meningkatkan pengawasan di lapangan, mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Sementara itu penyidikan akan terus dilakukan petugas, dengan target mendapatkan siapa pelaku yang telah menyebarkan selebaran tidak beralamat itu,” ulasnya.

Arly Jembar Jumhana menilai dan menelaah situasi saat ini, walaupun di Bukittinggi hanya landai saja, namun demikian tidak tertutup kemungkinan ada orang tidak bertanggungjawab yang ingin mengacaukan situasi dengan membuat selebaran yang dapat memepengaruhi masyarakat, hingga menimbulkan kepanikan.

“Sebagai umat muslim akan lebih baik kita tidak mengikuti adanya ajaran yang berkemungkinan tidak benar seperti yang banyak beredar secara instan di internet, akan lebih baik mendengarkan ulama melalui dakwah nya yang jelas, sehingga kita tidak terpangaruh dengan adanya ajaran islam garis keras seperti ISIS,” tukasnya. 

Arly Jembar Jumhana menambahkan, menindaklanjuti instruksi Kapolda Sumbar soal waspada teroris, jajaran Polres Bukittinggi komit meningkatkan kewaspadaan, dengan menugaskan personil Intel dan Bhabinkantibmas untuk terus mengumpulkan informasi soal teroris, dengan tujuan memberikan perlindungan pada masyarakat, dan diharapkan setelah selebaran ISIS itu beredar tidak ada lagi isu yang menimbulkan kepanikan. (Rri)


Sumber :

Laporan :

Editor : 0


loading...
Post
Sumatra Utara
Post
rohil
Post
rohil
Post
Nasional
Post
Internasional
Post
Kepulauan Meranti
Post
Sumatra Barat
Post
Adv Pemprov Riau
Post
Kepulauan Meranti
Post
Riau

Dinkes Riau Bentuk Tim Bahaya PCC

2 bulan yang lalu 766
Post
Internasional
Post
Internasional
Post
Adv Bank Riau Kepri