Peringatan Hari Pangan Sedunia, Pemkab Agam Raih Dua Penghargaan dari Presiden

Image
Sunday, 01 October 2017 | 02:05:29 WIB 454

Agam : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam merah dua penghargaan dari Presiden Republik Indonesia. Penghargaan diberikan dalam dalam hal Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) di atas 5 persen, dan penghargaan Kelompok Industri Ketahanan Pangan.

Hal itu tidak terlepas dari upaya Pemkab Agam dalam memberdayakan kapasitas masyarakat petani agar mampu melaksanakan kegiatan ekonomi produktif telah menunjukkan hasil yang signifikan. Juga, pembangunan di sektor pertanian yang dinilai berhasil meningkatkan produktivitas dan produksi komoditi padi dalam rangka swasembada pangan dan ketahanan pangan.

Bupati Agam diwakili Kepala Dinas Pertanian Afdhal didaulat untuk menerima Piagam Penghargaan dari Presiden Republik Indonesia pada acara memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) XXXVII Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kota Sawahlunto.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan, sektor pertanian sebagai salah satu pilar pembangunan di Kabupaten Agam memiliki peranan yang sangat besar, mengingat lebih kurang 90 persen masyarakat Kabupaten Agam adalah petani.

“Karena itu, peningkatan pendapatan petani juga tidak luput dari perhatian Pemkab Agam melalui Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan,” ulasnya, Sabtu (30/9/2017).

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam Afdhal mengungkapkan kebanggaan dan rasa syukur atas keberhasilan pemerintah meraih penghargaan, yang sejatinya diperuntukkan bagi kelompok tani, yang selama ini giat bekerja keras berpartisipasi menyukseskan Program Peningkatan Ketahanan Pangan.

"Semua ini berkat kesungguhan dan semangat para petani terhadap ketahanan pangan. Mari sama-sama pertahankan prestasi ini," ujarnya.

Menurut Afdhal, Kabupaten Agam berhasil meningkatkan produksi padi sebesar 13,93 persen, yang dicapai selama 2015 sampai 2016. Capaian ini menjadi hasil konkrit Kabupaten Agam, sebagai salah satu sentral pangan di Sumatera Barat, untuk terus mengupayakan meningkatkan hasil produksi pertanian, guna mendukung swasembada pangan.

“Tahun 2015, produksi padi di Kabupaten Agam mencapai 326.891 ton dengan luas areal panen 60.998 Ha, dan meningkat pada tahun 2016 menjadi 372.414 ton dengan luas areal panen 66.172 Ha. Selain padi, komoditas jagung di Kabupaten Agam juga mengalami peningkatan produksi, seperti tahun 2015 sebesar 73.740 ton menjadi 92.733 ton pada tahun 2016,” jelasnyua.

Afdhal menambahkan, produksi jagung meningkat menjadi 25,76 persen dibanding tahun sebelumnya. Ke depan melalui Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, terus berupaya mewujudkan peningkatan produksi pangan di Kabupaten Agam, lebih 5 persen per- tahun, sesuai target nasional, dengan berbagai program strategis seperti bantuan benih unggul, perbaikan irigasi, jalan usaha tani, bantuan alsinta dan lainnya.

"Juga termasuk cetak sawah baru di Kecamatan Tanjung Mutiara seluas 71 Hektare pada tahun 2017 ini, sebagai upaya untuk menjadikan Kabupaten Agam sentral tanaman pangan di Sumatera Barat, " tukasnya. (rri)


Sumber :

Laporan :

Editor : 0


loading...
Post
Sumatra Utara
Post
Sumatra Barat
Post
Internasional
Post
Internasional
Post
Nasional

Panglima TNI : Tugas Membela NKRI

1 bulan yang lalu 470
Post
Adv Bank Riau Kepri